El Classico di Grand Final Milik RRQ Hoshi !!

Siapa yang tidak tahu pertarungan dua tim yang beri label El Classico di MLBB Indonesia? pertarungan ini menjadi pertarungan yang sangat di tunggu-tunggu oleh seluruh pecinta MLBB. Bagaimana tidak? kedua tim yang pertemuannya di labeli el classico ini merupakan tim besar di Indonesia, mereka adalah RRQ Hoshi dan Evos Legend. Pertemuan kedua tim selalu sulit untuk ditebak, RRQ Hoshi yang memiliki kemampuan menggunakan hero yang banyak menjadi energy tersendiri bagi mereka untuk menghasilkan pick-pick yang sulit untuk diantisipasi begitupun dengan Evos Legend yang memiliki line up sangat komplit dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang membuat lawannya sulit untuk mendapatkan momentum ketika menghadapi mereka termaksud RRQ Hoshi. Di MPL Season 5 ini menjadi pertemuan ke tiga El Classico digrand final selama MPL bergulir. Pada grand final MPL Season 2 merupakan el classico pertama dimana kedua tim mendominasi pertandingan selama MPL season 2 bergulir, namun kali ini Evos Legend harus mengakui ketangguhan RRQ.O2 (sekarang RRQ Hoshi) dengan skor 0-3.

Setelah sama-sama tidak melangkah jauh di MPL Season 3, kedua tim yang memiliki basis penggemar sangat banyak ini akhirnya dipertemukan kembali pada grand final MPL Season 4. Evos Legend, yang belum sama sekali menjuarai MPL bertekad untuk membawa pulang piala ke basecamp mereka dan memutus dominasi sang raja RRQ Hoshi. Dengan permainan offesinve yang mereka tunjukan, Evos Legend akhirnya menumbangkan RRQ Hoshi dengan skor 3-1 dan berhasil menduduki tahta sang raja.

Setelah ditumbangkan pada MPL Season 4 dan misi balas dendam mereka di M1 gagal, RRQ Hoshi akhirnya dipertemukan kembali dengan Evos Legend dipartai final MPL Season 5. El Classico kembali memanas, setelah RRQ mengingat kejadian dimusim lalu yang dimana Evos Legend benar-benar berhasil mempermalukan mereka sebanyak 2x dipartai final. Berangkat dari masa lalu, RRQ Hoshi dengan misi balas dendamnya bertekad untuk mengambil kembali tahtanya. Namun, RRQ Hoshi tidak akan mudah mendapatkan tahtanya kembali, karena Evos Legend bukan hadir sebagai tim tanpa bekal persiapan matang. Evos tampil dominan di babak playoff dengan menumbangkan ONIC esport dengan skor 2-0 langsung sebelum melangkah ke grand final. RRQ Hoshi dan Evos Legend akhirnya kembali bertarung menunjukkan peforma terbaik mereka, dan benar saja El Classico mempertontonkan pertandingan spektakuler dimana saling membalas poin antar kedua tim hingga sampai mengharuskan game ke 5 karena skor 2-2. Di game terakhir, Lemon hadir menjadi bintang dengan Leomordnya berhasil merobohkan pertahanan kokoh Evos Legend tanpa perlawanan yang berarti. RRQ Hoshi berhasil membalaskan dendamnya dan memaksa Evos Legend untuk mengembalikan tahta sang raja.

Selamat untuk dominasi El Classiconya buat sang raja!! RRQ Hoshi !!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top